TEKNIK PENULISAN DAN ARTISTIK KHAT KUFI DALAM PEMBELAJARAN KALIGRAFI

MOH FIRDAUS
mohfirdaus036@gmail.com
ABSTRAK: teknik penulisan dan artistik khat kufi dalam pembelajaran kaligrafi, dalam hal ini kita akan belajar kiat-kiat kaligarafi, tahapan-tahapan, serta dapat mengimplementasikan hasil karya kita atau membuat artisitik kaligrafi khat kufi.
KATA KUNCI: teknik, penulisan. artistik, khat, kufi, kaligrafi.
A. PENDAHULUAN
Kaligrafi diciptakan dan dikembangkan oleh kaum muslimin sejak kedatangan islam. Disbanding dengan seni islam yang lain, kaligrafi memperoleh kedudukan yang paling tinggi dan merupakan ekspresi islam yang sangat khas. Oleh karena itu, kaligrafi sering disebut sebagai ‘seninya seni islam’ (the art of Islamic).
Dalam hal ini kita alan belajar kaligrafi khat kufi, khat kufi adalah jenis khat tertua yang merupakan induk dari kaligrafi arab.
Meski karya kaligrafi identic dengan tulisan arab, kata kaligrafi itu sendiri berasal dari bahasa yunani kuno (kalios: indah dan grafia: tulisan). Sementara itu,  bahasa arab mengistilakannya dengan khat (tulisan atau garis) yang ditinjukan pada tulisan yang indah (al-kitabah al-jamilah atau al-khat al-jamil).

B. PEMBAHASAN
Kaligrafi diciptakan dan dikembangkan oleh kaum muslimin sejak kedatangan islam. Disbanding dengan seni islam yang lain, kaligrafi memperoleh kedudukan yang paling tinggi dan merupakan ekspresi islam yang sangat khas. Oleh karena itu, kaligrafi sering disebut sebagai ‘seninya seni islam’ (the art of Islamic).
Meski karya kaligrafi identic dengan tulisan arab, kata kaligrafi itu sendiri berasal dari bahasa yunani kuno (kalios: indah dan grafia: tulisan). Sementara itu,  bahasa arab mengistilakannya dengan khat (tulisan atau garis) yang ditinjukan pada tulisan yang indah (al-kitabah al-jamilah atau al-khat al-jamil).
KHAT KUFI adalah jenis khat tertua yang merupakan induk dari kaligrafi arab. Nama kufi diambil dari nama kota dimana kufi itu berada yaitu kota kuffah. Bentuknya yang cendrung kaku serta banyak memilki sudut merupakan ciri khas khat sufi.
Teknik penulisan huruf juga bisa dikatakan terbilang sulit khususnya untu seoang pemula. Oleh karena itu dalam memepelajarinya, seorang pemula sebaiknya mengetahui kiat belajar kaligrafi serta menggunakan tahapan-tahapan yang diatur berdasarkan tingkatan kemampuan yang dimiliki.
Kiat-kiat kaligrafi, ada tiga kiat umum yang harus anda ketahui sebagai pengantar bagi anda sebelum memulai tahap demi tahap mempelajari kaligrafi. Yaitu:
1. Konsistensi
Selain konsisten dalam belajar, konsisten yang dimaksud disini adalah dalam hal memegang pena, posisi mata pena. Posisi tersebut harus konsisten kecuali pada kondisi-kondisi tertentu pada huruf tertentu.
2. Berkelanjutan
Berkelanjutan yang dimaksud disini adalah harus dilakukan secara rutin dan terus menerus untuk menghindari kaku pada tangan apabila tidak melatih tangan dalam waktu lama. Khususnya jika anda masih seorang pemula, inkontiunitas adalah penyebab terbesar kegagalan dalam mempelajari kaligrafi arab untuk pemula.
3. Evaluasi
Lakukan evaluasi pada setiap tulisan yang anda kerjakan untuk menilai seberapa besar prores yang anda telah capai. Perlihatkan hasil belajar anda kepada orang-orang yang dipandang mampu untuk memberikan penilaian, koreksi, dan masukan kepada karya-karya anda.

Tahap-tahap belajar kaligrafi arab. Mempelajari kaligrafi merupakan hal yang rumit dan panjang sehingga untuk kemudahan dalam mempelajarinya, sebaiknya program pembelajaran dibagi dalam beberapa tahapan untuk menghindari rasa jenuh serta kebingungan dalam mempelajarinya. Berikut ini merupakan tahapan-tahapan kaligrafi:
1. Tahap pelemasan
Tahap pelemasan adalah tahap awal dalam mempelajari kaligrafi arab. Tujuannya adalah untuk melemaskan tangan serta jari-jari anda sehingga tidak kaku saat mulai menulis huruf . tahap pelemasan dilakukan dengan cara: membuat garis lurus dari atas kebawah dan sebaliknya serta dari kanan kekiri dan sebaliknya sampai anda benar-benar tidak merasakan kekauan lagi pada tangan anda. Setelah itu buatlah garis melengkung atau lingkaran searah jarum jam atau sebaliknya juga sampai anda merasa rileks dalam melakukannya.
2. Tahap takwin atau tahap pembiasaan
Ditahap ini, target yang harus dicapai adalah mengusuai bentuk-bentuk huruf. Khususnya bentuk huruf pada khat mana yang akan ditekuni nantinya.  Dalam hal ini, apabila yang ditekuni khat kufi maka kita harus menekuni huruf-huruf pada khat kufi.
Ada beberapa hal yang harus dilakukan dalam pembeljaran rahap takwin :
a. Lakukan latihan sebanyak-banyaknya. Tujuannya adalah untuk membiasakan diri dengan huruf-huruf kaligrafi. Latihan minimal satu sampai dua halaman.
b. Untuk memudahkan latihan. Gunakan alat tulis yang nyaman untuk anda gunakan seperti spidol, pensil atau pena tanpa perlu membuat bentuk khusu diujungnya.
c. Kesempurnaan serta kehalusan bentuk tulisan bukanlah hal utama disaat ini sehingga tidak perlu ragu untuk memulai goresan pertama. Belajarlah memegang pena yang benar, arah penulisan yang benar, dan membiasakan tangan melakukan goresan.
d. Tidak perlu repot menghapus goresan-goresan yang salah, teruslah menulis sampai benar-benar terbiasa.
e. Gunakan media bergaris seperti buku campus atau kertas bergaris untuk melatih meluruskan tulisan.

3. Tahap Tahsin
Memasuki tahap ini berarti anda telah lulus dari tahap sebelumnya. Bisa dikatakan anda sudah terbiasa menulis huruf-huruf khat sebagai dasar kaligrafi, khususnya khat kufi. Setelah anda terbiasa dengan huruf-hurufnya, saatnya untuk menyempurnakan penulisan. Penyempurnan pada tahap ini difokuskan pada kehalusan tulisan sebagaimana tulisan pada mushaf-mushaf alquran.
Ada beberapa poin pada tahap ini, yaitu:
a. Mulailah menggunakan spidol atau pena yang ujungnya telah terbentuk.
b. Gunakan pena dengan ukuran lebar pelatuk 2mm-5mm.
c. Mulailah melakukan goresan-goresan dengan lembut. Tidak perlu tergesagesa dalam menulis.
d. Lakukan tahap demi tahap. Bagilah penulisan setiap satu huruf kedalam beberapa gerakan. Sebaiknya tidak menulis satu huruf dalam satu kali goresan kecuali anda telah mahir.
e. Ambillah satu contoh kaligrafi yang menurut anda baik untuk anda tiru sebagai bahan latihan. Dalam hal ini karena metode ini membahas kaligrafi kufi maka ambillah contoh kaligrafi kufi. Perhatikan setiap detailnya, mulai dari ukuran hurufnya,komposisinya, serta kaidah-kaidahya dan berlatih untuk mebuat tulisan yang sama.
f. Review selalu tulisan-tulisan yang anda buat untuk mengetahui sejauh mana progress yang anda telah capai, kekurangan yang perlu diperbaiki dan hal-hal lain yang mendukung perkembangan anda dalam belajar kaligrafi.
g. Pada tahap ini anda pun dapat mencoba menggunakan bambu atau handam untuk menulis menggunakan tinta cina.
h. Teruslah berlatih.

4. Tahap Ibda’
Setelah membiasakan diri dan mampu menirukan karya-karya yang ada dengan sempurnah saatnya bagi anda untuk melakukan ke tahap selanjutnya, yakni menciptakan karya sendiri. Mulailah untuk bereksperimen dengan kemampuan dan rasa anda untuk menciptakan sesuatu yang belum pernah ada sebelumnya. Gali potensi yang ada dalam diri anda dalam menciptakan karya kaligrafi anda sendiri, karena selanjutnya jika setiap kita unik dengan pemikiran masing-masing. Jangan lupa untuk menciptakan tanda tangan khusus yang unik yang biasa disebut tauqi. Tanda tangan ini akan merepresantikan diri anda dalam setiap karya-karya anda. Itulah beberapa tahapan yang akan anda lalui dalam belajar kaliqrafi dari pemula sampai anda bisa menciptakan karya-karya anda sendiri.
Mendalami seni kaligrafi bukanlah sekedar karya seni rupa biasa. Namun, lebih dari itu kaligrafi adalah karya yang memilki pesona spiritual dengan makna-makna yang sangat kompleks yang mereflesikan kebijaksanaan dan kualitas kesempurnaan manusia. Perpaduan antara pikiran, perasaan, kualitas intelek dan intuisi merupakan komposis-komposis dalam menghasilkan karya kaligrafi yang sempurnah. 
Kaligrafi adalah seni artistik tangan yang mengelolah bentuk-bentuk huruf sehingga memilki makna yang dalam, mempunyai keindahan bentuk, serta memilki nilai-nilai estetika bagi penikmatnya.
Tujuan dari sebuah kaligrafi sendiri pada awalnya adalah untuk memudahkan para umat muslim untuk membaca tulisan arab. Lalu pada pengembangan yang terjadi sekarang, kaligrafi menjadi sebuah karya seni yang indah dan dikagumi.
Kaligrafi diciptakan dan dikembangkan oleh kaum muslimin sejak kedatangan islam. Disbanding dengan seni islam yang lain, kaligrafi memperoleh kedudukan yang paling tinggi dan merupakan ekspresi islam yang sangat khas. Oleh karena itu, kaligrafi sering disebut sebagai ‘seninya seni islam’ (the art of Islamic).
Meski karya kaligrafi identic dengan tulisan arab, kata kaligrafi itu sendiri berasal dari bahasa yunani kuno (kalios: indah dan grafia: tulisan). Sementara itu,  bahasa arab mengistilakannya dengan khat (tulisan atau garis) yang ditinjukan pada tulisan yang indah (al-kitabah al-jamilah atau al-khat al-jamil).
Dalam proses ingin membuat artistik khat kufi, carilah contoh kaligrafi khat kufi yang mudah untuk ditiru. Lakukan terus-menerus sampai kalian dapat menguasai kaligrafi khat sufi yang rumit.
C. KESIMPULAN
KHAT KUFI adalah jenis khat tertua yang merupakan induk dari kaligrafi arab. Nama kufi diambil dari nama kota dimana kufi itu berada yaitu kota kuffah. Bentuknya yang cendrung kaku serta banyak memilki sudut merupakan ciri khas khat sufi.
Kiat-kiat kaligrafi, ada tiga kiat umum yang harus anda ketahui sebagai pengantar bagi anda sebelum memulai tahap demi tahap mempelajari kaligrafi. Yaitu: konsistensi, berkelanjutan, evaluasi.
Tahap-tahap belajar kaligrafi arab. Mempelajari kaligrafi merupakan hal yang rumit dan panjang sehingga untuk kemudahan dalam mempelajarinya, sebaiknya program pembelajaran dibagi dalam beberapa tahapan untuk menghindari rasa jenuh serta kebingungan dalam mempelajarinya. Adapun tahap tahapannya: tahap pelemasan, tahap takwin atau pembiasaan, tahap tahsin, dan tahap inda,

D. DAFTAR PUSTAKA
Scribd.com/document/352158332/seni-kaligrafi-adalah-seni-artistik-tulisan-tangan. Tangal 07-04-2020.
https://toriolo.com/kaliqrafi/. Tanggal 07-04-20.

Komentar